Media beternak kroto yang mudah serta kelebihan dan kekurangan nya

Membudidayakan kroto bisa menggunakan berbagai cara dan media apa saja yang sesuai dengan keinginan peternak dan situasi tempat dan cuaca alam. Adapun untuk beternak Kroto yang mudah dan menghasilkan panen yang banyak dan berkualitas tinggi, ini tergantung dari pemilihan media sarang serta kelebihan dan kekurangan nya masing-masing media.

Inilah ada beberapa media beternak kroto yang umum digunakan:


1.  Media toples

Didalam beternak kroto yang perlu diperhatikan terlebih dahulu adalah ratu dari semut tersebut, karena dari sang ratu inilah akan dihasilkan kroto kualitas terbaik. Tetapi terkadang sangat lah susah untuk mencari sang ratu dari semut rang-rang tersebut.

Pengalaman seorang peternak kroto bahkan tidak menemukan ratu nya  dalam satu sarang dan mencari nya di tempat lain lagi.

Setelah anda mendapatkan sarang semut rang-rang tersebut beserta ratunya, lalu sarangnya dibuka dan tuangkan semut nya kedalam sebuah ember plastik. Usahakan tepi ember plastik tersebut diberi tepung terigu.

Agar para semut pekerja nanti nya tidak bisa naik ke atas dan keluar dari embernya.

Setelah semut terpisah dari sarangnya dan hubungkan ember tadi ke Toples yang sudah dilubangi bagian bawahnya kira-kira 3 – 5 cm, usahakan agar semut bisa masuk kedalam Toples tersebut. Sediakan juga makanan nya seperti serangga mati, kecoa dll.

Maka semut pekerja ini dengan sendirinya akan membuat sarang yang baru kembali.

Kelebihan nya   :

-   Bisa mengamati perkembangan koloni setiap saat.
-   Pembuatan media bisa dengan barang bekas.
-   Biaya media kecil.

Kekurangan nya   :

-   Koloni lama dalam pembuatan sarang.
-   Koloni lama dalam perkembangbiakan.
-   Pelaksanaan panen dan paska panen sangat sulit.
-   Masa budi daya yang lama akan menyebabkan kerugian biaya produksi.
-   memerlukan tempat yang luas.


2. Media Bambu.

Prosedur nya hampir sama dengan media toples ini tergantung dari keinginan dan kemauan si peternak  tentunya ada kelebihan dan kekurangan dari hasil yang didapat dan tergantung lahan serta situasi dan kondisi cuaca dan faktor alam.

Kelebihan   :

-   Bahan media mudah didapat
-   Biaya pembuatan media kecil.

Kekurangan nya   :

-   Koloni lama dalam beradaptasi.
-   Koloni lama dalam pengembangbiakan.
-   Koloni lama dalam perpindahan ke media lain.
-   Hasil telur kroto kecil-kecil


Bambu untuk beternak kroto yang mudah


3. Pipa Paralon ( JVC )

Kelebihan nya   :

-   Proses penebaran bibit lebih mudah.
-   Hasil produksi telur lebih banyak dan padat.
-   Koloni sangat betah dan merasa nyaman.
-   Paska panen media sangat mudah untuk di bersih kan.
-   Koloni jarang berpindah sarang.
-   Media tahan lama.
-   Terbuat dari bahan Paralon jvc yang bisa memantulkan cahaya.
-   Berat media standart dan tidak mudah bergeser.

Kekurangan nya   :
-   Media agak sedikit mahal.
-   Media dipotong sesuai ukuran


4. Botol Aqua.

Botol aqua Media beternak kroto
Kekurangan   :
-   Berpotensi koloni bersarang di luar media..
-   Sekali panen harus pembibitan dari awal.
-   Koloni akan sulit di budidaya kan lagi setelah satu kali panen.
-   Hasil produksi telur tidak maksimal.
-   Media sering berpindah-pindah karena ringan.
-   Koloni suka berpindah-pindah media.

Kelebihan nya   :
-   Bahan media mudah di dapat.
-   Biaya pembuatan kecil.
-   Bisa menggunakan botol bekas.


Sedikit gambaran untuk anda harga Kroto di pasaran bahkan mencapai Rp. 250.000/ kg  sungguh Fantastis memang untuk makanan Burung saja tetapi banyak peminatnya karena barangnya sangat langkah dan susah didapat makanya harganya sangat tinggi.

Untuk kandang bisa dengan menggunakan kayu-kayu bekas atau Triplek di buat seperti meja atau rak-rak untuk meletakkan media yang sudah ada semut rang-rang nya.dan setelah selesai jangan lupa setiap kaki meja rak tersebut di beri wadah yang sudah di isi air agar semut pekerja tidak bisa kabur
kemana-mana.

Jadi kesimpulannya dari mulai pembibitan,pembuatan kandang dan makanan nya, dalam beternak kroto tidaklah mahal. Anda cukup memulai dengan 10 sarang saja dulu yang biasanya setelah 15 hari anda sudah bisa panen dari satu sarang kurang lebih 1,5 – 2 ons/Toples x 10 Toples =  2 kg per 15 hari.

Selamat mencoba. Inilah data media beternak kroto yang dapat kami sajikan untuk Anda. Baca juga metode dalam beternak kroto, pada article sebelumnya.

Subscribe to receive free email updates:

loading...

0 Response to "Media beternak kroto yang mudah serta kelebihan dan kekurangan nya"

Poskan Komentar