Kecantikan Wanita Menurut Al Qur’an Dan Islam


Setiap wanita pasti punya keinginan untuk selalu terlihat cantik. Namun apa makna dari cantik itu sebenarnya? Kebanyakan wanita memaknai cantik itu seperti bintang iklan atau artis di televisi, tapi tidak mengetahui makna cantik sebenarnya menurut Al Qur’an dan Islam.

Islam adalah agama yang menyeru pada kecantikan dan keindahan. Kecantikan berupa jiwa, akhlak, sifat dan sikap. Karena itu dapat kita lihat di dalam Al Qur’an kecantikan wajah atau penampilan fisik pria dan wanita jarang disebut, kecuali hanya dua kali saja.

Pada penyebutan pertama Allah memperingatkan Rasulullah untuk tidak tertipu pada kecantikan fisik orang-orang munafik karena penampilan seseorang tidak mencerminkan siapa dirinya.

"Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka membuatmu kagum. Dan jika mereka berkata-kata, kamu mendengarkan mereka. Mereka seakan-akan  kayu yang tersandar” (QS.Al Munafiqun:4)

"Tidak halal bagimu menikahi wanita-wanita sesudah itu dan tidak boleh (pula) mengganti mereka dengan istri-istri (yang lain), meskipun kecantikan mereka menarik hatimu, kecuali wanita-wanita (hamba sahaya) yang kamu miliki. Dan Allah Maha Mengawasi segala sesuatu” (QS.Al Ahzab:52)

Maksud dari kata "kecantikan mereka” adalah keindahan dan kecantikan rupa dan fisik wanita. kecantikan yang dimaksudkan Allah dalam ayat di atas adalah kecantikan yang tersirat pada wajah wanita bangsawan Quraisy yang bernama Asma binti Amis.

Asma binti Amis adalah istri dari Ja’far bin Abi Thalib yang suaminya mati syahid. Kecantikan wajah beliau sangat terkenal di kalangan kaumnya sehingga Rasulullah berkeinginan untuk menikahinya setelah beliau memperdalam keimanan wanita itu.

Rasulullah begitu terpesona dengan kecantikannya dan berkeinginan memperistrinya. Untuk menikahinya Rasulullah akan menceraikan salah seorang istrinya, namun Allah melarang beliau menceraikan salah seorang istrinya agar dapat menikahi Asma.

Kecantikan Wanita Menurut Al Qur’an Dan Islam

Wanita yang baik adalah wanita yang memiliki kecantikan sifat dan akhlak lebih baik dari pada wanita yang memiliki kecantikan fisik dan rupa semata. Dalam Al Qur’an Allah tidak memberikan patokan khusus pada kecantikan fisik dan rupa bagi wanita ataupun pria. Seperti pada Hadits Rasulullah berikut ini:

"Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada bentuk rupa dan harta kalian, tapi ia melihat hati dan amal kalian” (HR.Muslim, Ahmad dan Ibnu Majah)

"Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhisannya adalah wanita shalehah” (HR.Muslim, Ibnu Majah dan An Nasai)

Jadi kecantikan dalam Al Qur’an dan Islam bukan dilihat pada kecantikan fisik dan rupa semata tapi lebih pada kecantikan sifat, tabiat, kebaikan hati dan akhlak seorang wanita. Wanita tidak perlu takut tidak cantik karena setiap wanita itu cantik dan indah apabila mempunyai akhlak yang indah pula.

Buat apa rupa dan fisik kita cantik tetapi hati kita tidak cantik, karena kecantikan fisik dan rupa akan hilang seiring waktu dan usia. Oleh karena itu para wanita, tidak perlu kita mempermak wajah kita dengan operasi plastik, sulam alis, sulam bibir dan lain sebagainya untuk memperoleh kecantikan.

Kecantikan akhlak dan kebaikan hati tidak akan pernah hilang walau dimakan waktu dan usia (abadi). Tetapi kecantikan palsu akan menghilang bersama bergulirnya waktu (tidak abadi). Syukurilah apa yang Allah berikan atau ciptakan untuk kita.

Itulah makna kecantikan wanita menurut Al Qur’an dan Islam, semoga menjadikan kita wanita muslimah untuk lebih istiqomah di jalan Allah, daripada mengejar kecantikan dunia.

Subscribe to receive free email updates:

loading...

0 Response to "Kecantikan Wanita Menurut Al Qur’an Dan Islam"

Poskan Komentar