14 Tips Menjaga Keharmonisan Suami Istri Dalam Islam


Jika kita sudah mengikatkan diri dalam tali pernikahan, pastinya menginginkan rumah tangga yang harmonis. Tetapi setelah bertahun-tahun menjalani kehidupan rumah tangga, terkadang sebagian pasangan belum meraih kebahagiaan yang diharapkan. Dan ada juga yang rumah tangganya berakhir dengan perceraian.

Menjaga keharmonisan hubungan suami istri, bukanlah hal yang mudah dilakukan. Karena ada dua hati, dua sifat, dua kebiasaan, dua keinginan, yang berbeda. Tetapi jika pasangan suami istri mau berusaha, saling mengerti, mengutamakan tujuan pernikahan, maka keharmonisan suami istri pasti bisa didapatkan, walau sudah puluhan tahun menikah.

Islam juga menganjurkan, setiap pasangan suami istri harus memperindah kehidupan rumah tangganya, agar rumah terasa seperti surga dunia. Berikut ini 14 Tips Menjaga Keharmonisan Suami Istri Dalam Islam.

14 Tips Menjaga Keharmonisan Suami Istri Dalam Islam

1. Berusaha memperbaiki hubungannya kepada Allah SWT

Barang siapa yang indah hubungannya dengan Allah SWT, maka Allah SWT akan memperindah hubungannya dengan makhluk-Nya, diantaranya adalah Allah SWT akan memperindah hubungannya dengan pasangan dan belahan hatinya.

وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ لَوْ أَنْفَقْتَ مَا فِي الأرْضِ جَمِيعًا مَا أَلَّفْتَ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ وَلَكِنَّ اللَّهَ أَلَّفَ بَيْنَهُمْ

"Dan (Allah) yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman), walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka" (QS Al-Anfaal:63).

2. Menjadikan kehidupan rumah tangga sebagai bentuk kerjasama suami istri untuk meraih akhirat

Butuh kerjasama (ta'aawun) antara suami dan istri, dalam beribadah dan saling mengingatkan akan akhirat. Maka akan jadilah kehidupan rumah tangga mereka berdua langgeng dan penuh kebahagiaan.

رَحِمَ اللهُ رَجُلاً قَامَ مِنَ الّليْلِ فَصَلَّى وَأَيْقَظَ امْرَأَتَهُ فَصَلَّتْ, فَإِنْ أَبَتْ نَضَحَ فِي وَجْهِهَا الْمَاءَ. وَ رَحِمَ اللهُ امْرَأَةً قَامَتْ مِنَ الّليْلِ فَصَلَّتْ وَأَيْقَظَتْ زَوْجَهَا فَصَلَّى, فَإِنْ أَبَى نَضَحَت فِي وَجْهِهِ الْمَاءَ

"Semoga Allah merahmati seorang lelaki (suami) yang bangun di waktu malam lalu mengerjakan shalat dan ia membangunkan istrinya hingga istrinya pun shalat. Bila istrinya enggan, ia percikkan air ke wajahnya. Dan semoga Allah merahmati seorang wanita (istri) yang bangun di waktu malam lalu mengerjakan shalat dan ia membangunkan suaminya hingga suaminya pun shalat. Bila suaminya enggan, ia percikkan air ke wajahnya" (HR.Abu Dawud no 1308).

3. Suami istri memiliki tanggung jawab.

Bagi suami, istri adalah seorang teman hidup yang dimiliki melalui tali akad nikah yang suci dan sakral. Istri merupakan amanah dan beban yang akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah SWT. Suami bertanggung jawab untuk menafkahi lahir dan batin, menyisihkan waktu untuk keluarga, memberikan hak-hak istri dalam Islam. Demikian juga bagi istri, harus sadar kewajiban sebagai seorang istri, memberikan hak-hak suami, menjalankan pekerjaan-pekerjaan ibu rumah tangga.

4. Harus bersikap baik terhadap pasangan

Ini adalah perkara yang harus selalu tertanam dalam benak setiap suami istri. Sering kita jumpai ada seorang suami atau istri yang sangat lembut dan menghormati temannya, akan tetapi jika dihadapan istrinya atau suaminya maka dia bertutur kata seenaknya tanpa ada penghormatan dan penghargaan terhadap pasangannya.

Seorang istri harus mengurus kasur dan tempat tidur sang suami, mengurus dapur sang suami, mengandung anak-anaknya dengan berbagai kesulitan dan penderitaan, harus mencuci baju suami dan anaknya, dan lain sebagainya. Demikian pula suami, yang telah bekerja keras mencari nafkah, melindungi keluarga, dan lain sebagainya. Suami istri wajib mengingatnya, agar selalu bersikap baik terhadap pasangannya.

5. Tidak ada manusia sempurna

Barang siapa yang mengharapkan kesempurnaan di dunia ini, maka dia hanyalah mengharapkan sesuatu yang mustahil. Karena sesungguhnya Allah SWT hanya menciptakan kesempurnaan di surga kelak, agar seorang muslim sadar dan selalu merindukan kesempurnaan di akhirat.

Jika ada kesalahan dan kekurangan pada pasangan hidup, maka segera ingatlah kebaikan-kebaikannya, jasa-jasanya, serta kelebihan-kelebihannya. Jangan sampai kita dihasut oleh setan yang berusaha menjadikan kita hanya mengingat kejelekan dan keburukan.

6. Selalu mencintai pasangan hidup kita karena Allah SWT

Jika rasa cinta pada pasangan kita hiasi dengan kecintaan karena Allah SWT, maka cinta itu akan langgeng dan menumbuhkan kepuasan dan kebahagiaan dalam hati. Kita mencintai pasangan hidup kita karena ingin mewujudkan kehidupan mesra dan bahagia yang diperintahkan oleh Allah SWT.

7. Membalut kecantikan dengan akhlak

Kecantikan istri adalah dambaan seorang suami, akan tetapi akhlak seorang istri itu lebih menjadi impian seorang suami. Karena jika akhlaknya buruk maka pudarlah kecantikannya. Jika sang istri telah tua dan keriput, maka yang tersisa di mata suaminya hanyalah akhlak yang indah, yang menjadikan sang suami setia, dan mungkin tidak akan pindah ke lain hati.

8. Jangan pernah membandingkan pasangan kita

Yang sangat menyakitkan seorang suami, adalah jika istrinya membanding-bandingkan dirinya dengan pria lain. Apalagi jika pembandingan tersebut untuk menyalahkan, merendahkan, dan menjatuhkan sang suami. Demikian juga sebaliknya, seorang istri akan sangat sakit hatinya jika sang suami membanding-bandingkan dirinya dengan wanita lain. Hal ini termasuk perkara yang dapat memicu perceraian.

9. Merubah suasana untuk menghilangkan kebosanan

Merubah suasana bisa dengan berbagai cara, bisa dengan mencari suasana indah di luar rumah, atau bisa dengan merubah suasana di dalam rumah. Bercinta tidak mesti selalu di kamar tidur, akan tetapi bisa di ruangan lain. Tidak ada salahnya sesekali pergi liburan berdua tanpa membawa anak-anak, agar bisa menghidupkan kembali suasana mesra antara suami istri.

10. Mengingat nostalgia masa lalu

Ada kisah Nabi Muhammad SAW yang mengajak Aisyah lomba lari, lalu ternyata Nabi kalah dalam lomba pertama tersebut. Sebabnya karena Aisyah masih remaja ditambah dengan perawakan tubuh yang ringan. Kekalahan Nabi dalam lomba lari ini senantiasa di ingat oleh Nabi.

Takkala tubuh Aisyah mulai gemuk, maka ketika itu Nabi mengajaknya untuk lomba lari lagi. Ternyata pada lomba yang kedua Nabi yang menang, seraya Nabi berkata kepada Aisyah "Ini sebagai tebusan kekalahan lomba yang pertama". Dan merekapun tertawa bersama mengenang peristiwa masa lalu itu.

11. Mengucapkan kata-kata cinta dan panggilan sayang

Tidak ada salahnya untuk mengirim bbm kepada istri atau suami dengan isi "aku mencintaimu". Hal itu sangat berkesan di hati seorang istri atau suami. Dulu Nabi Muhammad SAW pernah ditanya oleh seorang sahabat: "Siapakah yang paling anda cintai?". Maka Nabi dengan tidak canggung menjawab: "Aisyah".

12. Menunjukkan penghormatan dan penghargaan kepada kerabat keluarga pasangan

Jika seseorang menghormati dan melayani keluarga dan kerabat pasangannya maka hal ini merupakan bentuk pelayanan dan penghargaan kepada pasangannya tersebut. Ini adalah jasa yang akan sangat dihargai oleh pasangannya. Maka pasangannya tersebut akan semakin cinta kepadanya dan akan semakin siap berkorban kepadanya.

13. Bermu’amalah dengan istri dengan kelembutan

Seorang suami janganlah menjadi seorang diktator di rumahnya sehingga menimbulkan suasana ketakutan bagi istri. Jika dia ingin mengarahkan istrinya maka hendaknya memperhatikan sang istri sebagai seorang wanita yang berhati lembut dan perasa. Tujuan dari nasehat adalah perubahan sifat istri ke arah atau akhlak yang lebih baik, bukannya rasa takut.

14. Sayangi pasangan

Jika seorang istri merasa sangat disayang oleh suaminya, maka sang istri akan semakin ikhlas dan bersemangat dalam melayani suami. Seorang istri membutuhkan anda untuk menjadikannya merasa bahwa dia adalah nomor satu di hati anda (tanpa melebihi kecintaan anda terhadap Allah SWT).

Sebaliknya jika seorang suami merasa bahwa istrinya sangat mencintainya, maka dia akan lebih percaya dan sayang kepada istrinya. Karenanya istri harus selalu romantis dengan suami, bertutur kata indah yang menunjukkan kasih sayang, hormatan dan patuh kepada suami.

Nah, itu tadi 14 Tips Menjaga Keharmonisan Suami Istri Dalam Islam. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kalian suami istri yang ingin mewujudkan rumah tangga yang sakinah, mawadah, warohmah.

Subscribe to receive free email updates:

loading...

0 Response to "14 Tips Menjaga Keharmonisan Suami Istri Dalam Islam"

Poskan Komentar