Inilah Cara Menanam Buah Naga di Pot


Buah naga aslinya berasal dari negara amerika tengah, yaitu negara Mexico. Buah naga merupakan buah dari beberapa jenis kaktus dari marga Hylocereus dan Selenicereus.

Buah naga dipercaya penduduk Cina sebagai buah pembawa berkah, karena di setiap ritual adat Cina selalu diletakkan antara dua ekor patung naga warna hijau yang berada di atas meja altar. Permukaan kulit yang merah mencolok kadangkala menjadi pusat perhatian sendiri, apalagi bagian hijau yang menyerupai sisik naga.

Buah naga sangat mudah dijumpai dipasar buah.Baik itu dipasar swalayan, dimall, ataupun tempat penjual buah kusus. Hal ini dikarenakan buah naga sudah dibudidayakan oleh para petani individual dinegara Indonesia ini.

Buah naga sendiri memiliki dua jenis warna, yaitu buah naga merah dan buah naga putih. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan oleh pakar gizi dan kesehatan, buah naga jenis merah yang sangat baik untuk kesehatan tubuh seseorang.

Dalam 100 gram buah naga merah, itu mengandung kalori 60 kkal, protein 0,53 gram, karbohidrat 11,5 gram, serat 0,71 gram, kalsium 134,5 mg, fosfor 87 mg, zat besi 0,65 mg, vitamin C 9,4 mg, serta kandungan air sebanyak 90%.

Buah naga yang memiliki rasa manis dan sedikit asam ini, mempunyai banyak manfaat dan penggemar yang sangat banyak. Jika anda ingin menikmati buah naga secara gratis, atau ingin menanamnya dalam jumlah yang kecil, anda bisa menanam buah naga dipot. Selain anda bisa menikmati buahnya, buah naga ini juga akan menghiasi rumah anda.

Inilah Cara Menanam Buah Naga di Pot

Cara Menanam Buah Naga di Pot

1. Menyiapkan Pot

Anda bisa menggunakan berbagai jenis pot dari bahan semen, plastik, tanah liat, atau drum bekas yang dipotong. Tetapi menurut pengalaman, pot dari bahan tanah liat adalah yang paling ideal karena tanaman buah naga membutuhkan perubahan suhu yang drastis dari siang ke malam dalam proses pembungaan. Ukuran pot yang digunakan semakin besar semakin baik, minimal berdiameter sekitar 40cm.

2. Menyiapkan Tiang Panjatan

Tanaman buah naga membutuhkan tiang panjatan untuk menopang supaya tidak roboh. Nantinya tiang ini akan dililit akar udara, dan akan menopang beberapa cabang produksi yang berat, yang tentu saja perlu dipilih dari bahan yang kuat, jangan sampai pot tidak bisa menahan beban berat tiang panjatan.

Sebaiknya tiang panjatan dibuat dari besi beton berdiameter 8-10cm, atau balok kayu yang kuat dan tahan lama, karena usia buah naga bisa mencapai puluhan tahun. Tinggi tiang antara 150-200cm disesuaikan dengan besar pot.

Pada bagian bawah tiang diberi kaki-kaki penguat, agar nantinya kuat dan tidak mudah goyah. Untuk tiang dari besi beton, bagian yang terpendam dalam tanah bisa diberi aspal untuk menghindari karat. Untuk bagian atas tiang diberi piringan yang berbentuk seperti stir mobil yang berfungsi untuk menyangga cabang-cabang produksi yang banyak.

3. Media Tanam

Setelah pot dan tiang panjatan sudah selesai disiapkan, selanjutnya adalah menyiapkan media tanam. Bahan-bahannya adalah pasir, tanah, pupuk kandang dan kompos dengan perbandingan 2:1:3:1.

Anda juga bisa menambahkan bubuk batu bata merah secukupnya, dan dolomit (kapur pertanian) sebanyak 100 gram dicampur rata dengan bahan-bahan tersebut. Kemudian media tanam disiram dengan air hingga kondisi jenuh dan dibiarkan selama sehari semalam.

4. Penanaman bibit

Bibit sebaiknya dipilih yang besar, dari batang tua yang berwarna hijau tua keabuan dan bebas dari penyakit. Idealnya panjang bibit yang ditanam minimal 30cm. Selanjutnya bibit ditanam disekitar tiang panjatan dengan kedalaman 10 cm, jangan terlalu dalam karena akan mengakibatkan pertumbuhan yang kurang bagus.

Setelah ditanam, media tanam ditekan-tekan agar bibit tidak mudah roboh. Selanjutnya media tanam disiram dengan air, dan diletakkan ditempat terbuka yang terkena sinar matahari langsung. Jangan diberi ayupan,

5. Pemeliharaan Tanaman

Pemeliharaan tanaman buah naga yang ditanam di pot tidak jauh beda dengan buah naga yang ditanam dikebun, yaitu meliputi pemupukan, penyiraman, dan pemangkasan cabang yang tidak diperlukan.

Yang perlu diperhatikan adalah, tanaman dipastikan menempel dengan baik pada tiang panjatan dan tidak roboh, oleh karena itu perlu dilakukan pengikatan batang buah naga pada tiang dengan menggunakan tali atau kawat dengan bentuk ikatan seperti angka 8, tidak boleh terlalu kencang karena bisa merusak batang atau cabang seiring pertumbuhannya yang semakin membesar.

Baca juga ------------ Cara Menanam dan Merawat Bunga di Pot -------------

Demikianlah Cara Menanam Buah Naga di Pot. Anda bisa memanfaatkan halaman depan atau belakang rumah anda untuk menanam buah naga di pot. Ingat, rawatlah tanaman anda dengan penuh cinta, agar tanaman bisa tumbuh seperti keinginan anda. Selamat menanam!

Subscribe to receive free email updates:

loading...

0 Response to "Inilah Cara Menanam Buah Naga di Pot"

Poskan Komentar