Manfaat Dongeng Untuk Perkembangan Anak


Kegiatan mendongeng pastinya tidak asing lagi ditelinga kita. Tetapi eksistensi kegiatan mendongeng ini cenderung makin memudar, karena termakan oleh perkembangan zaman. Padahal, terdapat banyak sekali keuntungan bagi anak, jika mereka mendengarkan dongeng.

Hampir semua ahli parenting menyarankan dongeng sebagai salah satu sarana pengasuhan anak. Banyak penelitian yang telah membuktikan manfaat dongeng bagi perkembangan psikologis anak-anak. Tidak ada batasan usia tentang kapan sebaiknya mendongeng mulai dilakukan. Kita dapat memulainya sejak bayi berusia 6 bulan, atau malah lebih dini.

Memang untuk mendongeng, kita mempunyai beberapa halangan seperti, perasaan lelah setelah bekerja, dan menganggap mendongeng untuk anak menjadi hal yang merepotkan. Tetapi jika kita mengetahui Manfaat Dongeng Untuk Perkembangan Anak, maka menjadikan kegiatan mendongeng sebagai jadwal sehari-hari, adalah keputusan terbaik bagi orang tua.

Manfaat Dongeng Untuk Perkembangan Anak

Manfaat Dongeng Untuk Perkembangan Anak

1. Membantu anak untuk berimajinasi

Imajinasi sangat penting bagi perkembangan daya pikir anak. Imajinasi akan membantu anak untuk berpikir kreatif dalam menghadapi, dan merencanakan penyelesaian masalah yang dia hadapi. Imajinasi juga akan membuat anak terampil berkomunikasi dengan orang lain.

Pada saat mendengarkan dongeng, pikiran anak akan terangsang untuk menggambarkan situasi seperti yang dia dengar. Kosa kata yang dia dengar akan memperkaya kosakata kata yang dimilikinya. Hasilnya, dia akan lebih terampil berkomunikasi dengan orang di sekitarnya.

2. Sarana untuk menanamkan etika dan nilai-nilai kehidupan

Melalui karakter yang ada pada dongeng, anal kita dapat belajar nilai-nilai kejujuran, rendah hati, rasa empati, juga sikap tolong-menolong. Untuk itu, sebagai orang tua kita harus pandai memilih isi dari dongeng yang hendak kita berikan pada anak.

Para ahli menyarankan untuk tidak memberikan dongeng yang berisi muatan seseorang yang berperilaku buruk di awalnya, namun kemudian berubah menjadi baik di akhir kisahnya. Karena cerita semacam ini, seolah merupakan pembenaran bagi sebuah tingkah yang buruk, karena akan sada kesempatan untuk memperbaikinya.

3. Merangsang minat baca anak

Setelah mendengar satu dongeng, seringkali anak kemudian tertarik untuk mendengar dongeng yang lain. Kita dapat menggunakan kesempatan ini untuk memperkenalkan buku sebagai salah satu mainan yang mengasyikkan. Ajak anak ke toko buku, dan membiarkan dia memilih bukunya sendiri. Hal ini akan membantu menumbuhkan minat baca pada anak.

4. Menjalin kedekatan orang tua dan anak

Kegiatan mendongeng, dapat menjadi sarana berkumpul antara anak dan orang tua, setelah seharian disibukkan oleh aktivitas masing-masing. Pengalaman membaca dongeng bersama akan menjadi tanda bagi anak, bahwa mereka disayangi dan diperhatikan oleh orang tua mereka.

 5. Meningkatkan keterampilan dalam berbahasa

Dongeng merupakan stimulasi dini yang mampu merangsang keterampilan berbahasa pada anak. Perlu kita ketahui, bahwa cerita dongeng anak-anak itu mampu merangsang anak-anak, terutama anak perempuan dalam meningkatkan keterampilan berbahasa mereka. Hal ini dikarenakan anak perempuan lebih fokus dan konsentrasi daripada anak laki-laki.

Kisah-kisah dongeng yang mengandung cerita positif tentang perilaku dan sebagainya, membuat anak menjadi lebih mudah dalam menyerap tutur kata yang sopan. Inilah sebabnya mengapa otak kanan mereka lebih berkembang, dan juga menyebabkan mereka lebih terlatih dalam berbahasa.

Baca Juga ----------- Ciri-Ciri Orang Tua Yang Anaknya Sukses di Masa Depan ---------------

Demikianlah Manfaat Dongeng Untuk Perkembangan Anak. Setelah melihat manfaat dongeng yang banyak itu, mari kita biasakan kegiatan mendongeng di dalam rumah kita. Tidak harus mendongeng menjelang tidur, karena bisa juga dilakukan pada waktu yang lain.

Subscribe to receive free email updates:

loading...

0 Response to "Manfaat Dongeng Untuk Perkembangan Anak"

Poskan Komentar