10 Bahaya Tidur Setelah Makan Sahur


Puasa Ramadhan merupakan puasa yang dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Menurut ajaran Islam, puasa Ramadhan dapat menghapus kesalahan atau terampuni dosa yang telah diperbuat selama ini. Namun, tentu saja harus dengan iman dan mengharapkan pahala dari Allah SWT.

Puasa Ramadhan merupakan pelaksanaan dari rukun Islam yang keempat. Puasa Ramadhan adalah puasa yang wajib dilaksanakan. Sesuai dengan Firman Allah dalam Qur'an Surah Al-Baqarah 2:183 yaitu: "Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelium kamu, agar kamu bertaqwa".

Puasa Ramadahan dilaksanakan mulai dari fajar hingga terbenam matahari. Namun sebelum melaksanakan ibadah puasa, kita dianjurkan untuk makan sahur. Dan segera mengakhirkan makan sahur, adalah salah satu sunnah puasa.

Di jaman Rasulullah SAW dan para sahabat, mereka tidak tidur setelah sahur. Di jaman sekarang ini, banyak orang masih merasa ngantuk dan mempercepat makan sahur kemudian tidur kembali. Akibatnya sering terlambat untuk mengerjakan sholat subuh, kehilangan berkah di pagi hari, selain itu ternyata tidur setelah sahur tidak baik untuk kesehatan.

Sangat tidak dianjurkan tidur kembali setelah makan sahur. Berikut ini 10 Bahaya Tidur Setelah Makan Sahur:

10 Bahaya Tidur Setelah Makan Sahur

1. Gangguan lambung atau asam lambung

Setelah mengonsumsi makanan, sistem pencernaan memerlukan beberapa waktu untuk mencerna dan menyerap nutrisi yang ada di dalam makanan tersebut. Ketika seseorang tidur setelah makan sahur, apalagi dalam posisi terlentang maka pencernaan menjadi melambat atau sulit bekerja. Akibatnya, timbullah nyeri di ulu hati dan panas yang menyebar ke dada dan tenggorokan karena meningkatnya asam lambung.

2. Terjadinya refluks

Refluks merupakan penyakit yang timbul akibat kelemahan dari katup antara lambung dan kerongkongan. Hal ini menyebabkan asam lambung naik ke dalam kerongkongan dan menimbulkan gejala berupa rasa terbakar di dada. Dokter menyarankan, jeda waktu antara makan dan tidur adalah dua jam. Rasulullah SAW dan para sahabatnya biasa mengisi waktu setelah sahur dengan shalat atau dzikir, dan setelah Subuh berdzikir lagi hingga matahari terbit.

3. Terserang stroke

Tidur setelah sahur bisa meningkatkan resiko terkena stroke. Berdasarkan penelitian ditemukan fakta, bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko terendah terkena stroke. Sebaliknya, orang-orang yang memiliki jeda paling singkat antara makan dan tidur memiliki resiko lebih tinggi terkena stroke.

4. Sakit kepala

Jika tidur setelah sahur, maka saat bangun bagian leher akan terasa sakit dan kaku. Lalu akan terasa sakit kepala bagian atas atau kepala bagian belakang. Menurut penelitian, tidur pagi menyebabkan serebrospinal bergerak ke otak. Inilah yang menimbulkan sakit di kepala.

5. Bakteri jahat di dalam usus meningkat

Makanan yang tidak tercerna sempurna akan mengundang timbulnya bakteri jahat di dalam usus. Bakteri miskin oksigen atau yang sering disebut dengan bakteri anaerob, akan mendominasi di dalam tubuh. Hasil dari metabolisme bakteri ini bersifat asam, dan membuat asam lambung juga ikut meningkat dan menimbulkan penyakit maag.

6. Kerja liver menjadi berat

Jumlah bakteri jahat yang timbul di dalam tubuh akan mengakibatkan derajat keasaman pada tubuh juga meningkat. Hal ini mengakibatkan timbulnya asam nitrit yang sangat berbahaya bagi hati. Asam nitrit akan membuat kerja liver meningkat dan menjadi lebih berat, sehingga liver cepat rusak.

7. Obesitas

Hal ini terjadi karena kalori yang masuk ke dalam tubuh menumpuk. Kita tidak melakukan kegiatan apapun yang bisa membakar kalori yang sudah masuk ke dalam tubuh. Alhasil berat badan membengkak secara drastis karena lemak menumpuk dan tidak terbakar sempurna.

8. Serangan jantung

Lemak dan kalori yang tidak terbakar bisa menyumbat pembuluh darah. Hal inilah yang memicu timbulnya serangan jantung. Waspadalah, karena penyakit ini termasuk berbahaya dan bisa merenggut nyawa kapan saja.

9. Terhalangnya pintu rezeki

Dalam hadits yang di riwayatkan oleh Abu Daud, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda: “Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya”. Dalam hadits tersebut Rasulullah SAW mendoakan keberkahan bagi umatnya yang bangun di waktu pagi. Sebaliknya, doa itu mengisyaratkan bagi mereka yang tidur lagi setelah Subuh, bahwa mereka akan kehilangan keberkahan yang disebutkan dalam doa Nabi.

10. Menjadi malas dan tidak bersemangat

Biasanya ketika tidur usai sahur, tubuh akan terasa lemas dan kehilangan semangat untuk melakukan aktivitas. Mood juga menjadi buruk. Ketika kondisi hati sedang buruk, otomatis akan tergambar dari garis wajah. Wajah akan terlihat pucat. Maka sebaiknya, mengisi waktu pagi dengan ibadah, berdzikir, membaca Al-Qur’an, maka kita akan terlihat lebih segar dan bersemangat.

Demikianlah 10 Bahaya Tidur Setelah Makan Sahur. Jadi, marilah kita mengisi waktu setelah sahur dengan beribadah dan mencari ridho Allah SWT. Dan semoga kita semua mendapatkan keberkahan di pagi hari.

Subscribe to receive free email updates:

loading...

0 Response to "10 Bahaya Tidur Setelah Makan Sahur"

Poskan Komentar