24 Cara Melatih Anak Berpuasa


Puasa di bulan Ramadhan hukumnya wajib bagi kaum muslim yang sudah baliqh. Bagi anak-anak yang belum baligh, tidak diperintahkan untuk berpuasa.

Bagi orang tua dianjurkan untuk mendorong anak-anaknya mencoba berpuasa semampunya, agar mereka terbiasa melakukannya ketika mereka tumbuh dewasa, dan mengetahui bahwa ibadah puasa Ramadhan merupakan salah satu kewajiban yang diperintahkan langsung Allah SWT.

“Barangsiapa yang tidak berpuasa di pagi hari, maka hendaklah ia menyempurnakan sisa hari ini dengan berpuasa. Barangsiapa yang berpuasa di pagi harinya, hendaklah ia tetap berpuasa.” Ar Rubayyi’ berkata, “Kami berpuasa setelah itu. Dan kami mengajak anak-anak kami untuk berpuasa. Kami membuatkan pada mereka mainan dari bulu. Jika saat puasa mereka ingin makan, maka kami berikan pada mereka mainan tersebut. Akhirnya mereka terus terhibur sehingga mereka menjalankan puasa hingga waktu berbuka.” (HR.Bukhari no.1960).

Ada banyak cara untuk mengajarkan anak-anak berpuasa. Namun yang terbaik adalah memberikan contoh berpuasa dengan benar dan berperilaku sesuai dengan ajaran Al Qur'an. Berikut ini 24 Cara Melatih Anak Berpuasa, yang bisa kita terapkan pada anak kita:

24 Cara Melatih Anak Berpuasa

1. Sambut Ramadhan dengan suasana gembira. Jika perlu hias rumah tempelkan ucapan selamat datang Ramadhan, selamat puasa, ketupat pita, dan lain-lain, agar menjadikan Ramadhan sebagai bulan yang istimewa.

2. Ajaklah anak-anak kita sahur bersama keluarga. Hal ini untuk membiasakan diri agar mereka dapat memahami waktu sahur. Selalu sahur agar mendapatkan sumber energi.

3. Menu sahur dibuat sesuai dengan kesukaan anak, tentunya dengan mengutamakan kandungan gizi, karbohidrat, dan nutrisi yang cukup. Hal ini untuk merangsang anak agar mau makan sahur.

4. Buat suasana sahur menyenangkan buat anak, karena pada saat itu anak masih terasa sangat mengantuk.

5. Makan makanan yang mengandung lemak untuk membantu menghindari rasa lapar, dan serat untuk memperlancar buang air besar.

6. Berikan minuman yang mengandung gula seperti teh manis, susu, atau jus buah. Karena gula mudah larut dan diserap oleh tubuh sehingga dapat dengan cepat digunakan sebagai sumber energi.

7. Jangan memberikan vitamin penambah nafsu makan saat sahur karena dapat membuat anak cepat lapar.

8. Di siang hari jika anak kita merasa lapar dan tidak bisa menahan lapar, biarkan mereka makan lalu dilanjutkan puasanya sampai waktu berbuka.

9. Berikan motivasi dan penghargaan kepada anak, jika mereka berhasil berpuasa satu hari penuh. Penghargaan tidak harus berupa tambahan uang saku tapi bisa juga dengan memberikan menu spesial kesukaan anak saat berbuka.

10. Saat berbuka puasa, mulailah dengan memakan atau minum yang manis seperti buat kurma atau teh manis. Dianjurkan untuk minum yang hangat.

11. Makan pada saat berbuka jangan sampai kekenyangan, karena akan membuat perut sakit sehingga anak menjadi trauma. Makanlah secara bertahap, misalnya setelah sholat magrib lalu dilanjutkan setelah sholat isya.

12. Doronglah mereka untuk berpuasa, tergantung pada usia mereka. Bagi anak-anak yang masih berusia 5-6 tahun mungkin belajar puasa setengah hari sudah cukup. Jangan lupa, pujilah mereka di depan teman-teman dan keluarga atas kemauan mereka berpuasa.

13. Biarkan anak pergi dengan ayahnya ke Masjid, untuk merasakan kebesaran puasa Ramadhan dan kesatuan umat Islam dalam menyembah Allah.

14. Jika anak belum mampu berpuasa sehari penuh, tetap libatkan mereka berbuka bersama keluarga untuk mengajarkan mereka bahwa orang tuanya sedang berbuka puasa, walaupun mereka baru saja makan sebelumnya.

15. Ajarkan anak berdoa ketika sahur maupun berbuka puasa.

16. Ajaklah anak untuk ikut sholat Tarawih, sehingga mereka terbiasa dan tahu tentang hal itu sejak usia dini. Mereka bisa dibiarkan saja duduk atau berbaring ketika mereka merasa lelah.

17. Ajarkan mereka untuk shodaqoh. Melakukannya di depan mereka dan memberitahu mereka bahwa shodaqoh dan amal lainnya di bulan Ramadhan lebih besar pahalanya dari hari-hari biasa.

18. Ajarkan mereka untuk bertadarus membaca Al Qu'ran. dan memberitahu mereka bahwa Nabi Muhammad SAW selalu melakukannya setiap bulan Ramadhan.

19. Luruskan jika mereka berperilaku salah atau mengucapkan kata-kata kurang baik, dan mengingatkan mereka bahwa mereka sedang berpuasa. Beritahu mereka bahwa hal itu bisa mengurangi pahala puasa Ramadhan.

20. Bangunkan mereka untuk makan sahur (walaupun jika mereka tidak berpuasa) dan ikut shalat Subuh.

21. Ajarkan mereka memberi makanan untuk berbuka bagi orang berpuasa, dan memberitahu mereka bahwa mereka mendapat pahala jika melakukan hal itu.

22. Tekankan bahwa kejujuran sangat dihormati. Jika anak jujur batal puasa, maka berlapang dadalah, tetap peluk dan ucapkan terima kasih telah berupaya puasa.

23. Tidak perlu membandingkan dengan pencapaian puasa anak lain.

24. Saat Idul Fitri, berilah mereka pakaian terbaik dan ajaklah mereka untuk sholat Idul Fitri. Ajarkan kepada mereka bahwa inilah perayaan pesta umat Islam.

Demikianlah 24 Cara Melatih Anak Berpuasa. Tidak mudah memang menjalankan puasa untuk pertama kalinya, apalagi untuk anak-anak. Karena itu ada baiknya jika kita dapat mengajarkan puasa pada anak kita sejak dini.

Subscribe to receive free email updates:

loading...

0 Response to "24 Cara Melatih Anak Berpuasa"

Poskan Komentar