Sering Kentut? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya


Sering kentut bagi sebagian orang mungkin ini hal yang sedikit memalukan. Orang sering merasa malu saat kentut di depan umum, karena kentut tidak hanya mengeluarkan bunyi tetapi juga bau yang tidak enak. Kentut merupakan salah satu gas yang dihasilkan dari saluran pencernaan dan dikeluarkan melalui anus. Udara atau gas buangan yang berasal dari perut memang harus keluar lewat sendawa atau kentut. Justru ketika tidak bisa kentut atau sendawa, maka akan menyebabkan perut menjadi kurang nyaman dan perasaan penuh.

Proses Pembentukan Kentut

Proses terbentuknya kentut dimulai ketika ada banyak bakteri baik yang berada dalam saluran pencernaan, dan mereka mengolah semua makanan yang masuk ke tubuh. Makanan akan diserap lewat darah dan sel-sel tubuh, sehingga tubuh memiliki tenaga untuk melakukan aktivitas. Saat proses pengolahan ini maka menghasilkan gas buangan yang mengeluarkan bau. Kandungan gas dalam kentut adalah hidrogen sulfide sehingga baunya memang tidak enak. Setiap orang memiliki frekuensi yang berbeda-beda tergantung pada kondisi sistem pencernaan dan jenis makanan yang masuk ke pencernaan.

Penyebab Kentut

Berbagai jenis gula atau rasa manis dalam makanan yang masuk ke sistem pencernaan, akan diolah dengan bantuan enzim dan bakteri baik. Berikut ini adalah jenis kandungan gula tertentu yang menyebabkan sering kentut karena produksi gas berlebihan:

1. Sorbitol
Sorbitol adalah salah satu jenis gula yang ditemukan pada buah-buahan. Selain itu, sorbitol juga biasanya digunakan sebagai bahan pemanis untuk permen, permen karet, dan minuman bersoda.

2. Fruktosa
Fruktosa banyak dijumpai pada beberapa jenis makanan seperti jagung, bawang putih, gandum, buah pier. Selain itu fruktosa juga sering dijadikan sebagai bahan pemanis untuk minuman sirup dan berbagai minuman ringan.

3. Rafinosa
Rafinosa adalah jenis bahan gula yang ditemukan pada berbagai jenis kacang-kacangan, kembang kol, kubis, brokoli, dan jenis sayuran lain.

4. Laktosa
Laktosa adalah salah satu rasa manis yang ditemukan secara alami pada produk susu. Orang yang memiliki reaksi alergi pada susu terutama pada laktosa bisa menyebabkan kentut yang lebih sering.

5. Selain beberapa jenis makanan yang mengandung gula ini, konsumsi makanan kaya serat berlebihan juga bisa menyebabkan kentut. Beberapa makanan yang terkenal memicu buangan gas kentut adalah seperti ubi, ketela, kentang, jagung dan jenis bahan lain.

Selain lima penyebab sering kentut diatas, ternyata sering kentut juga bisa disebabkan hal-hal berikut ini:

1. Kebiasaan mengunyah makanan dalam waktu yang cepat
Mengunyah makanan dengan cepat akan menyebabkan saluran pencernaan bekerja terlalu keras sehingga produksi gas juga meningkat.

2. Gangguan sistem pada lambung yang menyebabkan produksi gas berlebihan.

3. Terlalu banyak bakteri pada usus
Usus kita memang mengandung bakteri yang berfungsi untuk membantu proses pencernaan. Gas menjadi salah satu hasil buangan dari sisa pengolahan, dan biasanya mengalur lewat saluran anus.

4. Konsumsi berbagai jenis makanan yang mengandung serat
Serat berlebihan tidak bagus untuk usus kecil, karena usus kecil tidak bisa memecah senyawa yang dikandung dalam makanan berserat, sehingga produksi gas bisa menjadi sangat berlebihan.

5. Gelisah
Jika seseorang sedang merasa cemas dan gelisah, maka menyebabkan tekanan yang membantu produksi gas berlebihan dalam perut. Bahkan beberapa orang juga bisa mendapatkan diare.


Sering Kentut? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penyakit Dengan Indikasi Sering Kentut

Jika anda suka mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang normal, dan menghindari semua jenis makanan pemicu kentut namun tetap sering kentut, maka bisa menandakan adanya kondisi penyakit tertentu dalam tubuh anda. Berikut ini jenis penyakit yang sering ditandai dengan sering kentut:

1. Sembelit
Berbagai jenis makanan yang banyak mengandung lemak dan protein sering menyebabkan sembelit. selain itu kondisi serius lain sering disertai dengan akibat kurang minum air putih, kurang sayuran dan kurang buah yang mengandung serat. Sering kentut akan hilang sendiri setelah buang air besar dan biasanya tidak memerlukan perawatan.

2. Gastroenteritis
Penyakit ini disebabkan karena lambung tidak bekerja dengan baik dan menghasilkan banyak gas dalam sistem pencernaan. Hal ini sering ditandai dengan sering kentut, perut mual, perut tidak nyaman, muntah dan sulit untuk menerima makanan. Penyakit ini perlu mendapatkan perawatan serius sehingga tidak melukai lambung dan saluran pencernaan.

3. Alergi makanan
Alergi makanan tertentu yang banyak mengandung beberapa jenis gula seperti laktosa juga bisa menyebabkan kentut yang berlebihan. Hal ini bisa dicegah dengan menghindari semua makanan yang memicu gas dalam perut.

4. Sindrom iritasi pada usus
Iritasi yang terjadi pada usus juga menyebabkan reaksi produksi gas yang berlebihan. Kondisi ini harus mendapatkan perawatan sebelum luka semakin menyebar dan menyebabkan tubuh tidak bisa menerima makanan sehingga kekurangan nutrisi.

Cara Mencegah Sering Kentut

Untuk mengendalikan sering kentut, maka bisa dimulai dari pola makan. Berikut ini beberapa cara untuk mengatasi kebiasaan sering kentut:

1. Hindari berbagai jenis makanan yang sulit dicerna untuk usus seperti jenis karbohidrat padat yang menyebabkan sembelit. Sebaiknya menggantikan jenis karbohidrat ini dengan kentang, pisang dan beras.

2. Lakukan perubahan waktu makan sehingga usus menerima makanan secara tepat. Anda bisa mengurangi kebiasaan makan yang terlalu banyak pada satu waktu. Sering makan dengan porsi yang lebih kecil lebih baik untuk menghindari produksi gas yang berlebihan.

3. Hindari semua jenis makanan yang memerlukan waktu mengunyah terlalu lama karena bisa menyebabkan banyak udara yang masuk bersama dengan makanan.

4. Hindari semua kebiasaan mengunyah permen karet, minum alkohol dan merokok.

5. Jika Anda tidak memiliki kebiasaan yang baik untuk berolahraga, maka Anda bisa mencoba untuk berolahraga ringan untuk mendorong proses pencernaan berjalan dengan baik.

6. Konsumsi minuman yang mengandung probiotik. Probiotik dibutuhkan oleh tubuh untuk membantu proses pencernan yang baik dalam tubuh. Selain itu makanan yang mengandung probiotik juga bisa meningkatkan pekerjaan bakteri baik dalam usus.

7. Hindari jenis makanan tertentu yang memang biasanya memproduksi gas berlebihan, karena usus tidak mampu mencerna dengan baik. Berikut ini beberapa makanan pemicu sering kentut:

  • Susu yang banyak mengandung laktosa alami
  • Berbagai buah yang diawetkan seperti kismis
  • Buah apel, pier, persik dan aprikot
  • Ubi, ketela dan semua jenis makanan berserat tinggi
  • Berbagai jenis kacang-kacangan
  • Kubis, kembang kol, buncis, kedelai, dan brokoli
  • Semua jenis makanan dan minuman yang mengandung gula dalam jumlah yang tinggi

Nah, itulah Penyebab dan Cara Mengatasi Sering Kentut. Semoga informasi ini membantu anda yang mengalami masalah dengan kentut. Kentut itu wajar, tetapi jika berlebihan dan menimbulkan bau pasti bisa mengganggu orang disekitar anda.

Subscribe to receive free email updates:

loading...

0 Response to "Sering Kentut? Inilah Penyebab dan Cara Mengatasinya"

Poskan Komentar